[Pendidikan & Pelatihan Rinjani Group] - Pendidikan & Pelatihan Rinjani Group.17-18 oktober ... Selengkapnya
[PENDIDIKAN & PELATIHAN BPRS JAWA TIMUR] - ACARA PENDIDIKAN & PELATIHAN
“ASPEK LEGAL & ... Selengkapnya
[PELATIHAN, PENDIDIKAN & PENYEGARAN KARYAWAN] - PELATIHAN, PENDIDIKAN & PENYEGARAN
KARYAWAN ... Selengkapnya
[Study Banding BPRS di Solo dan Yogya] - Dalam Rangka peningkatan pelayanan nasabah dengan ... Selengkapnya
[Halal Bihalal Rinjani Group] - Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1429 H, Rinjani Gro ... Selengkapnya
Landasan Bank Syariah
Larangan Riba didalam Al-Qur’an tidak diturunkan sekaligus melainkan diturunkan
dalam empat tahap yaitu :
[-] Tahap Pertama : QS ( ar-Ruum: 39)
“Dan, sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar dia menambah pada harta
manusia, maka riba itu tidak menambah dari sisi Allah.dan, apa yang kamu
berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk mencapai keridhaan Allah,
maka (yang berbuat demikian) itulah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya)”.
[-] Tahap Kedua : QS (An-Nisaa: 160-161)
“Maka, disebabkan kezaliman orang-orang Yahudi, Kami haramkan atas mereka
(memakan makanan ) yang baik-baik (yang dahulunya) dihalalkan bagi mereka,
dan karena mereka banyak menghalangi (manusia) dari jalan Allah, dan disebabkan
mereka memakan riba, padahal sesungguhnya mereka telah dilarang darinya,
dan karena mereka memakan harta orang dengan jalan yang bathil.Kami telah
menyediakan untuk orang-orang kafir di antara mereka itu siksa yang pedih.
[-] Tahap Ketiga : QS (Ali Imran :130)
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu memakan riba dengan berlipatganda
dan bertaqwalah kamu kepada Allah supaya kamu mendapat keberuntungan”.
[-] Tahap Ke Empat :QS ( al-Baqarah : 278-279)
“Hai orang-orang beriman, bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba
(yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman.Maka, jika kamu
tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah bahwa Allah dan
Rasulnya akan memerangimu dan jika kamu bertobat (dari pengambilan riba)
maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak pula dianiaya”.
[-] Al Hadits
Abdullah Ibn Mas’ud berkata : Telah bersabda Rasulullah SAW “Berlakulah
Jujur karena kejujuran itu menunjukkan kepada kebajikan, dan kebajikan itu
menunjukkan kepada Syurga, dan tidaklah seseorang itu berlaku jujur dan
Membiasakannya dlm hidupnya kecuali ditulis disisi Allah sebagai orang yang
selalu jujur, dan janganlah kalian berprilaku dusta karena dusta itu menunjukkan
kepada api neraka, dan tidaklah seseorang itu berdusta dan membinasakannya
dalam hidupnya, kecuali ditulis disisi Allah sebagai tukang dusta Muttafaqalaih)